Senin, 13 Mei 2019

Sosis dan Nuget Homemade

Kegiatan Offline

By Intan (Rumbe MemasakN


 C:\Users\ROMI\Downloads\WhatsApp Image 2019-05-02 at 15.55.54.jpeg

Pasti sudah tidak asing dengan Makanan siap saji yaitu sosis dan Nuget,,sudah menjadi Favorit anak-anak tentunya..tapi tahukah bahwa makanan tersebut yang di buat di pabrik mengandung lemak daging ataupun dominan tepung..Hmm,,bagaimana membatasi kegemaran anak-anak di saat makanan siap saji ini sering marak di jual di mini market terdekat..
Yupzz,,Kali ini Rumbel Masak dari Ibu Profesional Banten mengadakan kegiatan offline pembuatan Sosis dan Nuget Homemade yang tentunya sehat, bergizi, hegenis dan aman untuk anak-anak...

Sekilas Rangkumannya...

Apa itu Sosis? 
Sosis adalah salah satu metode mengawetkan daging sehingga masa konsumsinya lebih lama

Kenapa sosis di pasaran bermasalah?
Sosis dipasaran sebagian besar dibuat justru tanpa berisi daging, isinya sebagian besar berupa tepung dan perasa sintetik, jadi nilai gizi sungguh sangat minim

Ada  3macam jenis sosis dengan masa konsumsi yang berbeda-beda
  1. Fresh Sausage/Sosis Segar. Sosis ini biasanya di jual di dalam pendingin bersama daging segar dan tahan hanya beberapa hari saja.
  2. Sosis Asap. Sosis Asap banyak dijual di supermaket, masa konsumsinya lebih panjang bisa berbulan-bulan, dan biasanya di simpan di salam chiller
  3. Cured Sausage/Sosis Fermentasi. Tampilan sosis fermentasi lebih kering, masa konsumsinya bisa bertahun-tahun di suhu ruang. Sosis fermentasi ini contohnya adalah Peperoni dan Salami, yang penyajiannya dengan cara di potong tipis-tipis

Sebelum berlanjut ke teknik pembuatan, ada baiknya kita kenali dulu jenis-jenis Casing Sosis, diantaranya ;
  1. Casing sosis yang berasal dari plastik
  2. Casing sosis yang berasal dari selulosa tanaman
  3. Casing sosis yang berasal dari Kolagen

Casing sosis no.1&2 tidak bisa dimakan, sedangkan yang no.3 bisa di makan, tetapi perlu di perhatikan casing sosis kolagen ada yang terbuat dari babi, tapi casing sosis yang kita pakai kali ini terbuat dari kolagen sapi dan sudah bersertifikat halal. Dan casing kolagen ini tipis tapi kuat, saat di goreng menjadi renyah.

Cara merendam Sosis 


Sebelum teknik pembuatan sosis, baiknya casing sosis di rendam terlebih dahulu dalam air matang dingin, selama 24 jam, cara ini di lakukan untuk memberikan waktu bagi kolagen untuk bertambah panjang, bertambah lebar dan casing mencapai ukuran yang maksimal.

Kalaupun casing si rendam selama 15 menit tetap bisa di gunakan tetapi ukurannya belum mencapai panjang yang maksimal. Untuk pemakaian bisa dipotong sesuai kebutuhan dan sisanya di simpan di tempat/wadah kering.

Casing sosis yang sudah di rendam di simpan di kulkas dan dapat bertahan selama seminggu.

C:\Users\ROMI\Downloads\WhatsApp Image 2019-05-02 at 11.49.00.jpeg
1.1 casing sosis yang sudah di rendam
C:\Users\ROMI\Downloads\WhatsApp Image 2019-05-02 at 11.49.00 (1).jpeg
1.2 Bumbu Kit utama dari pembuatan sosis

Step-step membuat sosis :


1. Rendam selongsong dalam air dan simpan dikulkas selama 24 jam, lebih cepat sebenarnya bisa, tapi selongsong mencapai titik optimal mengembang setelah direndam 24 jam. Dan jika tidak habis digunakan, msih bisa bertahan sekitar 7 hari di kulkas.

2. Buat campuran daging giling (sebaiknya daging berwarna putih seperti ayam dan ikan, tapi jika ingin sapi maka sebaiknya di mix daging ayam agar warnanya tidak gelap dan lebih menarik) dgn resep :
500 gr daging giling halus
Air / heavy cream / susu 250 ml, jika kurang encer boleh ditambah kan lagi
1 butir telur
2 sdm pati (boleh diskip, penambahan pati akan mmbuat sosis menjadi lebih kenyal)
1 sachet merica
1 sachet masako
2 sdm bawang putih cacah halus
2 sdm bawang bombay cacah
1 sdm jahe parut
1 sdm bumbu di kit
garam secukupnya
gula 1 sdm
Aduk rata sampai mendapat adonan encer seperti adonan untuk gorengan

3. Isi selongsong menggunakan plastik segitiga yang ujungnya digunting seukuran kelingking supaya masih ada ruang untuk memasukan ke mulut selongsong. Saat pengisian selongsong jangan ditarik krn akan membuat gelembung udara didalam selongsong yang menyebabkan meledak saat dikukus. Isi sampai sekitar 80% untuk sosis asap, atau 90% untuk sosis segar. Ikat dengann tali kasur atau simpul ujung2 selongsong sesuai ukuran panjang sosis yang kita mau.

4. Panaskan kukusan, begitu air mendidih kecilkan api sekeciiiiiil mungkin, jaga agar suhu 80 dercel. Karena di suhu ini selongsong sosis optimal mengembang tapi tidak merusak. Begitu sosis masuk kukusan, langsung tusuk2 sosis menggunakan jarum pentul yang sudah disterilkan dengan cara direbus, sebanyak 10 tusukan disetiap sosis nya. Lalu kukus sosis selama 30 menit

5. Begitu matang, dingin kan sosis dgn direndam dalam larutan air+garam beryodium supaya sosis lebih awet, karena garam sebagai pengawet alami, selama sekitar 10 menit. Penambahan garam cukup sampai terasa asin saja larutannya)

6. Setelah benar-benar dingin, potong-potong sosis, kemas vakum, simpan freezer untuk penyimpanannya agar lebih tahan lama.


 C:\Users\ROMI\Downloads\WhatsApp Image 2019-05-02 at 11.49.00 (2).jpeg

C:\Users\ROMI\Downloads\WhatsApp Image 2019-05-02 at 11.49.00 (4).jpeg


C:\Users\ROMI\Downloads\WhatsApp Image 2019-05-01 at 06.36.49 (1).jpeg


Step-step membuat nugget ayam wortel keju


Bahan2
1 kg ayam filet dada tanpa kulit digiling
1 buah wortel parut kasar
1 buah bombay parut kasar
6 siung bwg putih parut
4 butir telur 
4 sdm tepung tapioka/ maizena 
3 sdt merica/1 bks ladaku
2 sdt garam 
2 sdm gula pasir 
2 sdt kaldu ayam 
2 sdm kecap ikan 
2 sdm minyak wijen
8 sdm tepung panir 
10 sdm mayonaise 
keju cheddar secukupnya 

Bahan lapisan
2 telor
tepung panir

Cara membuat
1.Masukkan semua bahan dalam wadah,
2 .Siapkan loyang atau wadah untuk mengukus nuget alasi minyak atau kertas roti agar tidak lengket, kukus kurleb 25 menit sampai matang
3.Setelah nuget dingin dipotong2 sesuai selera.
4.Gulingkan dalam telor yg sdh dikocok dan tepung panir.

note: 1resep 1kg ayam filet kurleb dapet 72 potong


 C:\Users\ROMI\Downloads\WhatsApp Image 2019-05-01 at 06.36.50.jpeg

Rabu, 17 April 2019

Cemilan Ala Ibu Profesional Banten

Assalamu'alaikuum ....

Semangat pagi ibu profesional banten ....
 Pagi-pagi begini, sudah temukan cemilan untuk keluarga tercinta? 😊
Atau ...
Masih bingung mau masak apa? 😎
Biasanya pagi begini, emak udah ada bejibun kesibukannya, selain menyiapkan kebutuhan suami yang akan berangkat kerja, anak-anak juga perlu dipersiapkan juga bekal sekolahnya. daripada emak bingung, mendingan intip yuk, kreatifitas emak-emak ibu profesional banten. Resep cemilan kali ini, tim admin selipin tiga resep sekaligus. Eh, bukan tiga, ternyata empat resep.😋

Langsung aja deh, scrool aja ya ke bawah 😉


PERKEDEL TAHU

Kreasi Ibu Risnayati

Bahan yang diperlukan:

  • Tahu
  • Daun bawang
  • Merica
  • Bawang putih
  • Bawang merah
  • Tepung serbaguna
  • Tepung terigu
  • Kalo tidak mau pakai tepung boleh juga kocokan telur untuk menggorengnya

Cara memasak:

  • Tahu dihancurkan
  • Masukan bumbu yg sdh dihaluskan (kyk bumbu sop)
  • Masukan Daun bawang
  • Dibentuk sesuai keinginan
  • Celupkan ke larutan tepung serbaguna+terigu dengan air dingin agar crispi
  • Goreng deh...
  • Angkat dan sajikan dengan saus sambel 🤤
Noted 👉 takaran disesuaikan dengan jumlah tahunya


Martabak Tahu

 
Kreasi Ibu Mutiara Sejati

Bahan :

  • 5 buah tahu bandung
  • 100 gr daging ayam/udang cincang tumis bersama 1/2 buah bawang bombay cincang
  • 1 batang daun bawang, iris
  • 1/2 buah wortel, parut
  • 3 butir bawang merah
  • 1 butir telur
  • 20 lembar kulit lumpia
  • Gula, garam dan merica secukupnya
  • Minyak untuk menggoreng

Cara membuat :

  • Hancurkan tahu lalu campur semua bahan (kecuali minyak goreng) dan aduk rata
  • Koreksi rasa
  • Panaskan minyak goreng didalam wajan, ambil selembar kulit lumpia lalu isi dan bentuk, goreng hingga kecoklatan
  • Siap disajikan


Resep Bakso Ikan Teri


Kreasi Ibu Risnayati


Bahan Bakso Ikan :

  • 500 gram ikan teri basah, buang kepala, tulang dan ekornya, haluskan bersama 4 siung bawang putih
  • 200 gram tepung kanji
  • 50 gram tepung terigu
  •  1 butir telur, kocok lepas
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 1 sdt garam

Kuah :

  • 1,5 liter air mendidih untuk merebus bakso
  • 2 sdm minyak goreng
  • 3 siung bawang putih, cincang
  • 4 buah bawang merah, cincang
  • 1 sdm garam
  • 1/2 sdt gula pasir
  • 1 sdt merica bubuk
  • 1 bungkus bihun, rendam
  • 100 gram sawi, potong-potong
  • 100 gram kol, potong-potong
  • 4 buah tahu, potong dadu
  • 2 batang daun bawang, potong-potong

Cara Membuat :

  • Bakso Ikan : Aduk rata bahan bakso, bulatkan dan langsung rebus di dalam air mendidih sampai bakso terapung dan matang.
  • Tumis bawang putih dan bawang merah sampai harum. Tuang ke dalam rebusan bakso, bumbui merica bubuk, gula pasir, dan garam.
  • Tambahkan sayuran pelengkap lainnya (sawi, tahu dan kol) sesuai selesa, lalu masak sampai matang.  Masukkan bihun dan daun bawang potong.
  • Angkat dan sajikan bersama taburan bawang goreng. (Untuk = 8 porsi).

PEPES MIE TELOR

Pict Google

Bahan :

  • Mie Telor satu bungkus besar
  • Santan kira2 500 ml (jangan pake santan instant yah g enak rasanya kalo pake santan instan)
  • Telur 1 buah (boleh skip)
  • Daging ayam / sapi cincang (sesuai selera.. biasanya seperempat cukup, kalk mau isian lebih banyak bisa ditambahin sendiri takaran dagingnya)
  • Daun pisang
  • Sereh
  • Daun bawang (boleh diganti daun jeruk)

Bumbu halus:

  • Bawang merah
  • Bawang utih
  • Merica ( boleh skip)
  • Kaldu ayam bubuk (boleh skip, saya ga pake)
  • Garam

Cara membuat :

  • Rebus mie telor sebentar (jangan terlalu lama)
  • Masak santan dan geprek sereh masukkan ke santan boleh kasih garam sesuai selera
  • Setelah matang siram mie telor dengan santan, tunggu agak dingin masukkan telur dan aduk dengan mie
  • Tumis bumbu halus apabila sudah harum masukkan daging, beri garam atau kaldu. Jangan tumis ayam terlalu kering. Apabila ingin agak juicy kasih sedikit air. Setelah matang koreksi rasa.
  • Masukkan mie dan ayam ke dalam daun pisang
  • Kukus hingga matang
  • Siap disajikan
  • Resep tadi dapat sekitar 20 bungkus pepes bisa lebih atau kurang tergantung isi pepes
  • Selamat mencoba

Masyaa Allah ... keren-keren ya rese emak-emak ibu profesional banten. Yuklah, bisa dipraktek langsung di rumah ya buun ... Insyaa allah bahan-bahan mudah di cari dan harga terjangkau ....


Selamat mencoba  💋💋💋

Selasa, 26 Maret 2019

Makanan Anti GTM



Haaaaaiiiii, bunda pembelajar ....
Hari ini rencana masak apa ya?
Kira-kira makanan apa sih yang bikin buah hati ketagihan?
Atau mau cerita makanan favorit keluarga? Bisikin di kolom komentar ya ....
Boleh juga bagi-bagi resep andalan.

Nah, kalian bisa menghubungi PJ Rumbel Memasak atau admin blog IPBanten. Resep terpilih bakalan mejeng di sini. 💕

Berbicara tentang makanan, seringkali menjadikan anak GTM. Apa sih GTM? Sini maaak aye bisikin, GTM kepanjangan dari Gerakan Tutup Mulut. Biasanya anak-anak yang ogah makan, karena beberapa faktor. Misalnya, karena teksture lauk itu sendiri.

Untuk itu, di sini kami punya resep sehat anti GTM sebagai tambahan gizi buah hati dan juga anggota keluarga. Yuk, intip resep sehat ala Ibu Profesional Banten!

🍛 Misoa Kuah Udang 4 🍛

Bahan :

⭐ Karbohidrat : Misoa
⭐ Protein hewani : Udang (cincang) + Telur
⭐ Protein nabati : Kacang Panjang
⭐ Sayur : Oyong

🍥 Bumbu Aromatik: Bawang putih + Daun Bawang

Htc:
1. Tumis bawang putih dan Udang
2. Tambahkan air, setelah mendidih masukkan kacang panjang dan oyong
3. Setelah kacang panjang dan oyong matang masukkan daun bawang, kocokan telur dan misoa
4. Aduk-aduk hingga mie matang dan matikan api
5. Sajikan dengan penuh cinta 💕


Nyummiiii ....
Kerasa bener sehatnyaaaaaaa yaaaaaa?
Judulnya aja "Misoa Kuah Udang", sudah barang tentu kandungan udang yang kaya manfaat dan nggak kalah penting dari protein lainnya. Mau tahu apa aja manfaat jika kita mengkonsumsi udang? Let's goooo, kita scrool ke bawah yuuuk ....

Empat manfaat udang bagi kesehatan :

1. Mencegah Kanker

Setiap 85 gram udang kukus dapat mencukupi 48 persen dari jumlah selenium harian tubuh. Kekurangan selenium telah dikaitkan dengan berbagai jenis kanker, termasuk kanker prostat.

2. Menjaga kesehatan kulit, rambut dan kuku

Protein merupakan bagian yang terkandung dalam tiap jaringan sel hidup dan udang adalah sumber yang sangat kaya akan mineral tersebut.

3. Mencegah Anemia

Udang mengandung 21 persen vitamin B12, yang merupakan nutrisi penunjang produksi sel darah merah sehingga dapat membantu mencegah penyakit anemia.

4. Menguatkan tulang

Hewan yang termasuk dalam kelas Crustacea ini memiliki kandungan fosfor dalam tubuhnya. Kalsium dan fosfor adalah dua zat yang akan bekerja bersama-sama membentuk tulang dan gigi yang kuat.

Itulah empat manfaat dalam kandungan udang, masyaa Allah ... kaya akan manfaat ya. Walaupun ada sebagian orang yang memiliki alergi juga jika menyantap hewan satu ini, bisa mengganti dengan bahan protein lainnya ya.

Selamat mencoba .... 😘😘




Sumber resep : Tiara
Suber info manfaat udang :
https://www.google.com/amp/s/m.fimela.com/amp/3704071/udang-kecil-tapi-kaya-manfaat

Senin, 11 Februari 2019

Memasak MPASI by Ibu Profesional Banten

Bissmilaahirrahman nirrohim
Assalamualaikum ibu pembelajar apa kabar? Mau cerita nih, kalau hari minggu kemarin tanggal 10 Februari 2019 kami dari Ibu Profesional Banten mengadakan Seminar Memasak MPASI yang diselenggarakan oleh rumbel memasak dan rumbel kesehatan yang berlangsung di Bina Bangsa Islamic School bersama ibu dosen dan doula kita tersayang mbak Anisya Cahya Melati, beliau merupakan konselor PMBA (Pemberian Makan Anak dan Bayi) dan juga konselor Menyusui bersertifikasi, jadi insyaallah ilmu yang kami dapat kemain manfaat dan buanyak banget. Acara dimulai jam 9 pagi dan dibuka dengan penyuluhan dari KPU (Komisi Pemilihan Umum) yang bersosialisasi tentang pemilu di bulan April mendatang, kemudian dilanjutkan dengan acara seminar.



Di sesi awal seminar yang diikuti oleh 10 member IPB dan 5 ibu pembelajar non member ini, kami diminta memperkenalkan diri juga bercerita sedikit mengenai MPASI dirumah, kendala dan beberapa cerita yang terjadi, menariknya hampir semua peserta mengeluhkan satu hal, yakni GTM alias Gerakan Tutup Mulut, ada yang merasakan juga?




Mengawali materi dengan bercerita tentang pentingnya asupan nutrisi di 1000 hari kehidupan anak, kami juga diberitahu tentang bahayanya gizi buruk dan obesitas juga dampak yang akan dirasakan setelah anak berusia diatas 2 tahun, baik dalam pertumbuhan fisik, daya nalar dan produktifitas anak-anak Indonesia di masa depan.  Menunjukan data stunting di Indonesia, yang walaupun menurun sejak tahun 2007 hingga 2017 namun tetap ada di angga yang tinggi, yakni 27,5%. Sumber: INFODATIN “Situasi Balita Pendek”. Dari 162 juta bayi yang terkena stuntung di Dunia, ternyata angka paling tinggi ada di wilayah Asia yang mencapai lebih dari setengah populasi bayi, sedih dan khawatir deh dengernya.
Kami diberi tahu cara menghindari stunting dengan cara pemberian makan yang benar, menu dan pengolahan MPASI yang baik dan sesuai dengan usia bayi. Banyak peserta yang terkejut dan heran saat diinfokan bahwa dalam list alat – alat masak MPASI tidak dicantumkan blender dan slow cooker yang mahfum digunakan ibu-ibu seperti saya, ternyata hanya butuh ulekan, mangkuk, panci, saringan kawat, sendok dan wajan saya bunda. Tidak tertulis blender, choper, slowcooker dan semua peralatan mahal dan ciyamik yang sering kita lihat di feed instagram para pesohor. Bahan dan menu yang disarankan juga sangan simple, yaitu menu rumahan, jadi apa yang kita masak dan makan, itulah menu MPASI bayi kita, tapi tentu dengan textur yang sesuai dengan usianya.









Setelah rampung membahas materi, mulailah masuk ke tahap memasak MPASI, mbak Anisya memasak menu 4 bintang yang terdiri dari karbo, protein hewani, sayur dan kacang-kacangan. Membuat bubur saring untuk bayi 6-8 bulan, melumatkan dengan ulekan untuk bayi usia 9-12 bulan. Tak lupa ada pembagian dorprise diakhir acara, dan saya alhamdulilah dapat satu set perlengkapan makan dari paitia saat menjawab pertanyaan yeaaay, alhamdulillah. 



Acara ditutup dengan foto dan beberes bersama, semoga banyak hikmah dan pembelajaran yang didapat. Sampai jumpa lagi di acara kami yang berikutnya.

Salam Ibu Profesional