Sabtu, 22 Juni 2019

Bazar Ramadan Rumbel Cilegon X Griya Palem Mas


Bissimillahirrohmanirrohim assalamualaikum Ibu Professional Banten, gimana libur lebaran nya? Seru dan menyenangkan kah? Dapet apa aja nih selama mudik? Mau dapet cerita juga nggak dari IP Banten? Setelah libur panjang Ramadan Dan Syawal, alhamdulilah kami tayang kembali.

Cerita tentang bazar Ramadan yang Baru dilaksanakan bulan lalu menyisakan kenangan manis dihati. Kami dari Rumbel Cilegon bekerjasama dengan ibu-ibu Griya Palem Mas (Perumahan Cluster di area Cilegon) untuk membuat Bazar barang bekas layak jual, kenapa layak jual? Karena ini akan dijual ke masyarakat sekitar komplek GPM, jadi diharapkan kondisi nya baik, rapi, bersih dan kalau bisa wangi. Dari Mana saja barangnya didapat? Dari warga GPM dan member IP, banyak sekali barang yang dijual saat bazar, Bukan hanya pakaian, Ada sepatu, sandal, perlengkapan bayi, perabot rumah tangga, sepeda anak, mainan dan lainnya. Oiya barangnya nggak semua bekas, banyak juga yang memberikan barang baru dengan pricetag Masih tergantung, ex kado Dan baju dagangan baru dengan sedikit cacat (hilang kancing, sobek kecil dll).






Kegiatan ini berlangsung 2 Hari, bertempat di gerbang perumahan GPM, member Dan warga GPM saling bantu sejak pengumpulan barang, sortir jenis barang dan pencatatan jumlah beserta harganya.

Acara ini sukses, dilihat dari besarnya animo masyarakat untuk datang sekedar melihat bahkan membeli dan memborong barang dagangan Bazar. Ada satu keluarga yang hadir, si ibu sibuk mencari pakaian, sang bapak dan anaknya bermain disekitar area bazar. Ada juga seorang ibu yang datang dua Hari berturut-turut dan memborong belanjaan. Ada juga ibu-ibu yang menggedor pintu rumah panitia agar segera membuka lapak bazar saking semangatnya untuk belanja.

Kisaran harga barang yang kami jual dimulai dari seribu rupiah untuk kaos kaki anak, botol minum Baru lalu Lima ribu rupiah untuk kaos oblong dewasa, kemeja, sepaket kerudung berisi 5pcs, tunik dan rok. Harga sepuluh ribu untuk gamis, celana jeans juga jaket dan sepatu. Harga paling tinggi yaitu tigapuluh ribu dibandrol untuk gamis Baru yang Masih ber-price tag. Namun dihari kedua semua diobral hanya Lima Dan sepuluh ribu dengan harapan bisa habis dan laris manis.
Dari penjualan Bazar Selama 2 Hari, kami mendapatkan uang sejumlah Rp 2.230.000.

Penyaluran Dana sbb:
1. Diberikan pada warga larangan (janda, jompo, yatim Dan dhuafa) sebanyak 20 orang, masing2 @50.000 melalui Pak RT. Dengan simbolis ke seorang janda, Dan yatim tahfidz.

2. 1jt dibagi 20 amplop @50.000 diberikan ke tukang becak, juru parkir, petugas kebersihan dll area PCI. 6 Jompo di daerah liyo ketileng, jalanan sambirata, 1 tukangbecak, 1 jompo di perumnas, 1 tukang cobek dan 1 tukang parkir.

3. Sisanya 230.000 diserahkan ke Tim sejuta cinta Ibu Professional Banten untuk acara sosial lainnya.





Besar harapan kami acara ini bisa dilakukan setiap tahunnya di tempat-tempat berbeda, agar saling merasakan berkahnya kegiatan ini. semoga bisa terealisir di tahun - tahun mendatang. Salam ibu professional.

Senin, 08 April 2019

Sejuta Cinta - April


Assalamualaikum Selamat hari Senin bunda pembelajar.... tim Sejuta Cinta izin melaporkan Jumat berbagi di kota Rangkas pada tanggal 5 April 2019 lalu.
Total uang yang masuk senilai 860ribu dari 11 donatur.
Berikut keperluan yang dibeli :
- Beras 5 liter @11.000 = Rp 55.000
- Bihun 1 bal = Rp 20.000
- Ayam 7kg @32.000 = Rp 224.000
- Kecap = Rp 10.000
- Timun 2kg @7.000 = Rp 14.000
- Gas = Rp 27.000
- Teh Tubruk + Gelas + Sedotan =  Rp 25.000
- Minyak 2 liter = Rp 24.000
- Garam = Rp 2.000
- Gula 2kg @12.500 = Rp 25.000
- Steoform 1 pack = Rp 40.000
- Cabe = Rp 7.000
- Tomat = Rp 8.000
- Bawang Merah = Rp 7.000
- Bawang Putih = Rp 7.000
- Salam + Sereh + Lengkuas = Rp 2.000
- Kemiri = Rp 7.000
- Plastik Besar = Rp 10.000
- Plastik Bening = Rp 10.000
- Sunlight = Rp 15.000
*Total Belanja* = Rp 539.000

- Jasa Masak = Rp 50.000
- Bensin = Rp 11.000
*Total Keseluruhan* Rp 600.000.


Setelah solat subuh kami belanja ke pasar tradisional membeli kebutuhan masak untuk sedekah nasi siang. Mulai dari beli bumbu dapur, ayam, beras, sterofoam, dan lain-lain. Masak mulai dari jam 6 pagi, bersihkan beras kemudian diaron sebanyak 5 liter dimasak dua kali aron karena panci hanya cukup 2,5 liter. Kemudian didiamkan dulu sampai air meresap. Semoga nanti kebeli panci besar. Hihihi. Kemudian rebus bahan sambel setelahnya diblender sampai halus. Setelah diblender kemudian dimasak dan diberi garam dan gula pasir.

Sambil menunggu sambel matang, kami membuat bumbu ayam dan bumbu bihun. Masak air panas di kompor sebelah sambel untuk bihun. Bihun diberi kecap sebelum dimasak. Setelah sambel matang kemudian merebus ayam dengan bumbu. Kompor sebelah kami pakai untuk mencampur bumbu dengan bihun yang sudah disiram air panas, ditiriskan kemudian diberi kecap. Sambal dan bihun matang ditunggu dingin kemudian dibungkus sejumlah 40 pack.


Kemudian nasi yg sudah diaron dikukus sampai matang, prosesnya sama dengan mengaron beras yaitu sebanyak dua kali masak. Sebelahnya goreng ayam yang sudah direbus dengan bumbu.
Setelah semua bahan selesai dimasak kemudian dikemas ke dalam sterofoam. Sambil bungkus nasi dan teman-temannya. Masak air gula dan teh untuk membuat teh poci. Panaskan mesin siller siapkan es batu. Karena satu titik harus diantar sebelum dzuhur jadi sepuluh pack berangkat duluan diantar relawan bapak-bapak. Tiga puluh pack dibagikan ibu-ibu ke anak yatim sepuluh, dua puluh ke duafa, tukang sampah dan ke mesjid kampung yang bersebelahan dengan madrasah yang ada santrinya di desa  bojong leles.



Kelebihan dana senilai Rp 260.000 akan dimasukkan ke dalam kas Sejuta Cinta yang akan kami pergunakan untuk member yang sakit, terkena musibah, korban bencana alam, dan gerakan kemanusiaan lainnya.

Terimakasih kami ucapkan kepada para donatur dan pj Jumat Berbagi kemaren teh @siti Saroh untuk semua dukungannya. Semoga Allah membalas lebih. Aamiin.

Demikian laporan yang bisa kami sampaikan. Lebih kurangnya kami mohon maaf.


Salam Sejuta Cinta