Senin, 08 April 2019

4 Bahan Terbaik & Berkualitas untuk Produksi Kemeja

4 Bahan Terbaik & Berkualitas untuk Produksi Kemeja

Dalam postingan kali ini akan mereview salah satu jenis pakaian wajib bagi semua, yakni kemeja. Berapapun usia Anda atau pada generasi apapun Anda hidup saat ini, Anda tidak bisa lepas dari model baju yang satu ini. Ketika Anda masih belia, mungkin orangtua Anda sudah memakaikan kemeja pada diri Anda sehari-hari. Hingga dewasa ini, Anda pun masih tetap membutuhkannya. Se-anti apapun seseorang, biasanya mereka yang lebih suka memakai kaos oblong untuk menyesuaikan gaya casualnya tetap saja, pasti ada kalanya mereka perlu dan harus mengenakan kemeja. Misalkan jika harus datang ke acara pesta pernikahan, kondangan, atau acara formal lainnya.

Fenomena ini membuktikan kepada kita bahwa bisa dikatakan semua orang memiliki koleksi kemeja di lemari pakaiannya meskipun hanya satu potong saja. Jika Anda bertanya jenis bahan apa yang paling baik digunakan untuk membuat kemeja, jawabannya akan relatif sebab hal ini tentu saja harus disesuaikan dengan konteks yang ada tergantung pada kebutuhan kondisi dan beberapa faktor lain seperti usia dan selera masing-masing individu. Pada umumnya, jenis bahan kemeja yang paling sering dipakai ialah katun, atau bahasan Inggrisnya cotton. Bisa jadi koleksi kemeja kesayangan anda pun semuanya terbuat dari kain katun. Namun tahukah Anda, katun bukanlah satu-satunya bahan yang bisa dipakai untuk membuat kemeja, sebab masih ada alternatif lainnya. Beberapa diantaranya ialah denim, flanel, chiffon, drill, wol, ceruti, akrilik, dan sebagainya.

Karakteristik Kain yang Baik untuk Kemeja biasanya produsen memilih bahan mana yang paling bagus dengan cara menyesuaikan kebutuhan konsumen dan trend masyarakat. Usia, dalam hal ini tidak terlalu berpengaruh. Sebagai contoh, produsen tidak terlalu membedakan bahan apa yang sesuai dengan target usia seperti bayi, anak-anak, remaja, hingga dewasa. Begitupun dengan konteks jenis kelamin, perusahaan garment atau konfeksi tidak melihat apakah target mereka pria atau wanita sebagai panduan utama. Faktor kelamin lebih dominan dalam hal model saja. Tidak mungkin kan jika Anda seorang cowok memakai kemeja cewek? Untuk dapat dikatakan terbaik sebagai bahan kemeja, kain tersebut kiranya perlu memenuhi beberapa syarat seperti:

Kualitas – Hal yang paling mendasar ialah kualitas barang. Apapun itu, kualitas suatu produk tetaplah harus menjadi prioritas utama bagi para pengrajin. Masalah harga hendaknya menjadi urusan kedua setelah quality. Pendeknya, “quality deserves price, while price doesn’t necessarily guarantee quality: quality talks.” Sedangkan hukum alamnya ialah “murah berkualitas”.
Kenyamanan – Selain mutu sebagai bobot utama, kenyamanan saat dipakai menjadi faktor yang tidak kalah penting. Ketika memakai kemeja, semua orang pasti ingin selalu merasa nyaman dan tidak memberikan rasa risih. Bagi kita orang Indonesia yang hidup di negara dengan iklim tropis, ungkapan “kemeja ini bagus banget nih dipake adem” sepertinya menjadi parameter tersendiri bagi khalayak. Yah, cuaca di negeri ini tidak sama dengan negara-negara barat yang memang dari sononya sudah ditakdirkan berikim dingin, sehingga penduduk dinegara-negara tersebut lebih membutuhkan pakaian hangat.

Sedikit mahal – Satu pedoman lagi yang sudah Anda familiar yakni harga. Tentu saja, penjual manapun tidak ingin barang dagangan kualitas supernya dihargai dengan rupiah yang rendah. Perlu digaris bawahi bahwa kata “sedikit” tersebut sesungguhnya memiliki makna yang cukup dalam. Sebab, kemeja yang dibikin dari bahan kain terbaik sebenarnya tidak akan terbang jauh dari angka Rp100.000. Bolehlah jika salah satu dari Anda yang beranggapan demikian karena itu hak masing-masing untuk memiliki pandangan. Yang membuat sehelai pakaian (atasan) yang lebih dari 200 ribu per piece nya sebenarnya bukan bahannya, tapi lapak pedagannya. Anda cukup bayangkan saja, bandingkan pajak pedagang kaki lima dengan pajak pedagang urban di mall-mall atau factory outlet bergengsi lain mereka berjuang untuk menutup biaya itu. Jadi pada intinya, harga tidak bisa jadi patokan utama apakah kemeja yang akan atau baru saja anda beli berasal dari bahan super bagus atau highest quality. Dan kini tibalah saatnya kita mereview apa saja jenis bahan kain yang paling sering dimanfaatkan untuk membuat kemeja.

4 Bahan Terbaik & Berkualitas untuk Produksi Kemeja.
1.       Jenis Bahan Kemeja Katun
Diatas sudah menyinggung kalau bahan katun merupakan bahan yang paling sering digunakan dalam prouksi kemeja. Katun memiliki karakteristik yang bersahabat dengan kulit manusia. Katun pada umumnya dipakai untuk membuat kemeja untuk seragam sekolah dan baju kantor. Katun cocok baik untuk pria dan wanita. Tekstur yang lembut tidak akan membuat tubuh anda kepanasan, apalagi katun dengan kualitas terbaik. Jenisnya pun berbeda-beda, bagi orang awam mungkin tidak terlalu paham dengan macam-macamnya, mereka hanya tahu kemeja ini dan itu dibuat dari bahan dasar katun. Adapun jenis-jenis kain katun diantaranya: kain katun Bangkok, katun rayon, katun slik sutra, dan katun satin jepang.

Jenis kain cotton lain yang biasa dipakai untuk memproduksi kemeja adalah katun Cina, Paris dan Minyak. Selain dari itu, ada pula katun spesial atau cotton combed. Perbedaannya ada pada proses pembuatan. Katun combed dibuat melalui cara khusus yakni menggunkan mesin pemintal. Katun ini sering dianggap katun dengan kualitas terbaik karena performanya yang tidak diragukan. Istilah combed 20s, 24s, 30s, dan 40s digunakan untuk membedakan tingkat kualitasnya. Untuk tingkatan terbaik dalam dunia fashion kita akan menjumpai istilah kemeja 100% cotton. Satu lagi: katun batik, katun batik tidak lain adalah bahan kain batik dari bahan katun untuk kemeja berkerah.

2.       Kemeja Bahan Denim Bahan kemeja populer lain ialah denim, atau akrab dengan istilah jeans, atau levis. Mungkin zaman dulu kita hanya mengenal kain ini digunakan untuk membuat celana dan jaket saja. Dalam perkembangannya, kain denim mulai dipakai untuk membuat pakaian lain seperti kemeja bahkan gamis. Diluar dari ketebalan sebagai kelebihan utamanya, kain jeans bertekstur kasar dan lebih panas saat dipakai, terlebih pada siang hari. Jadi, kemeja bahan denim lebih cocok untuk kondisi malam hari. Harganya sama saja seperti bahan lain yang bervariasi. Untuk kualitas rendah umumnya berkisar antara 20rb hingga 40rb, selebihnya masuk golongan mahal atau kualitas super. Anda bisa mendatangi langsung toko kain grosir terdekat di daerah Anda, atau go online pun sudah tersedia seperti kaskus. Kemeja couple bahan denim mulai trending saat ini, selain untuk seragam komunitas.

3.       Model Kemeja Bahan Drill pada dasarnya, kain drill merupakan kain yang dibuat dengan cara dipintal. Yang membuatnya berbeda terletak pada pola (pattern) benangnya, dimana kain drill disusun dengan pola diagonal atau miring. Bahan dasarnya ialah kain katun atau polyster dengan spesifikasi yang berbeda. Kain drill yang tipis inilah yang sering dipakai untuk membuat kemeja kerja kantor, kostum olahraga, dll. Sedangkan yang lebih tebal dipakai untuk membuat kemeja ringan atau kemeja safari. Anda bisa memilih produk lokal maupun import. Jenis drill import paling terkenal ialah American drill dan Japan Drill. Memiliki karakter tebal seperti jeans, maka tak heran jikan kemeja drill juga agak panas dan kurang cocok dengan keadaan iklim negara kita Indonesia. Bahan drill sekarang ini umum dipakai untuk seragam kerja, Kru NET TV contohnya, mereka memakai kemeja dari bahan drill.

4.       Bahan Flanel untuk Kemeja mendengar kata “flanel”, Anda akan langsung membayangkan aneka kerajinan tangan kain flanel yang indah. Kain flanel lebih terkenal dengan kecantikannya untuk membuat berbagai kerajinan. Ternyata, di era modern ini kain flanel juga dipakai untuk membuat baju kemeja. Bahan flanel memang berasal dari benang wol yang tebal. Sebenarnya kurang cocok untuk pakaian karena cenderung panas dikulit. Untuk kemeja, kain flanel lebih sering digunakan untuk kemeja laki-laki bermotif mewah daripada wanita. Demikian beberapa jenis bahan kemeja yang paling populer saat ini. Untuk menentukan mana yang terbaik, kembali lagi pada kebutuhan pribadi masing-masing, apakah Anda butuh untuk
kerja lapangan, acara formal.

Jumat, 15 Februari 2019

KENALI JENIS BAHAN KAIN UNTUK ECOPRINT

       Bahan Kain Ecoprint – Ingin berkreasi dengan menggunakan teknik ecoprint? Pahami dulu jenis kain yang paling ideal untuk menggunakan metode ini. Karena teknik ecoprint adalah sebuah teknik menciptakan warna dan motif kain menggunakan tumbuh-tumbuhan sebagai sumber warna alami jadi tidak bisa semua jenis kain bisa cocok diaplikasikan untuk ecoprint.

       Syarat wajib bahan kain untuk teknik ecoprint adalah bahan kain yang terbuat dari material serat alam. Mulai dari serat selulosa seperti katun dan rami, serat protein seperti wol dan sutera merupakan jenis kain yang paling cocok diaplikasikan untuk ecoprint. Bagaimana dengan kain polyester? Jenis kain ini tidak bisa digunakan karena warna dari tumbuh-tumbuhan tidak bisa masuk keserat benang.



Jenis Bahan Kain untuk Ecoprint

1. Kain Blacu

Kain blacu yang merupakan kain mentah atau greige bisa digunakan untuk ecoprint. Sesuai dengan syarat diatas pastikan jenis kain blacu menggunakan material 100% katun agar proses penyerapan kain bisa sempurna dan menghasilkan motif yang maksimal.

2. Kain Mori

Jenis kain mori atau bahan kain batik yang menggunakan 100% juga bisa digunakan untuk ecoprint. Mulai dari mori batu, mori biru, mori prima sampai mori primis bisa Anda kreasikan untuk teknik ini.

3. Kain Dobby

Membuat ecoprint dengan kain dobby bisa menjadi sebuah karya yang sangat menarik. Kain dobby yang merupakan jenis kain motif dari hasil tenun ini bisa digunakan ecoprint, jenis dobby yang biasa dipakai adalah dobby katun, dobby katun rayon dan dobby rayon.

4. Kain Paris

Jenis kain paris yang paling cocok untuk ecoprint adalah katun paris dan rayon paris. Kain ini bisa digunakan untuk ecoprint untuk produk jadi jilbab.

5. Katun Sari

Katun sari sebenarnya masuk dalam kategori katun paris, tetapi jenis kain ini memiliki karakter penenunan yang berbeda sehingga jika diaplikasikan untuk ecoprint akan menambah kesan etnik.

6. Kain Sutra / Sutera

Kain sutera jika digunakan untuk ecoprint akan menghasilkan warna yang sangat tajam dibanding jenis kain yang lainnya. Beberapa jenis sutera yang digunakan untuk ecoprint antara lain sutra super 56, 54, sutera kringkel, habutai, organdi dll.

Jika masih tahap belajar ecoprint bisa mulai dengan jenis kain blacu murah dulu baru jika sudah bisa menguasai teknik-teknik ecoprint bisa mencoba jenis kain sutera.


JENIS KAIN YANG BIASA DI PAKAI UNTUK MEMBUAT SHIBORI

Kain yang biasa di pakai untuk membuat Shibori adalah kain katun baik katun primimisima atau katun prima, blancu dan silk.

Perbedaan Kain Katun PRIMISIMA dan Katun PRIMA

Jenis kain katun sangat beragam dari mulai kain dengan tekstur kasar hingga yang halus selembut sutra. Adapun perbedaan antara kain prima dengan kain primisima dapat anda lihat pada sisi kelembutan, harga, ukuran benang, penggunaan, dan faktor lainnya.

1. Kain Prima

Pengertian kain prima adalah kain katun yang memiliki sifat agak KASAR, namun tetap terasa nyaman saat dikenakan. Kain prima pada umumnya memiliki lebar sekitar 100cm dengan harga kain yang sangat terjangkau.

2. Kain Primisima
Pengertian kain primisima adalah kain katun dengan serat benang RAPAT, HALUS, dan TEBAL. Kain primisima merupakan kain dengan kualitas TERBAIK diantara jenis kain lainnya. Dipasaran terdapat beberapa merek kain katun primisima diantaranya cap cent (biasa), cap bendera (menengah), dan cap kereta kencana (terbaik).

Perbedaan Kain PRIMISIMA dan PRIMA

Kesimpulan yang dapat kita peroleh adalah :
-kain PRIMA lebih TIPIS dibandingkan dengan kain PRIMISIMA yang TEBAL.
-Kain PRIMA lebih MURAH dibandingkan dengan kain PRIMISIMA yang MAHAL.
-Kain PRIMA agak KASAR dibandingkan dengan kain PRIMISIMA yang HALUS.
Jadi setelah mengetahui karakteristik kedua kain ini, maka anda dapat memilih dengan lebih cerdas sesuai dengan kebutuhan anda.

Kain blacu adalah salah satu jenis bahan kain blacu yang berbahan dasar dari kapas. Bahan ini sangat aman untuk di gunakan. Kain ini memiliki sifat yang fleksibel sehingga mudah di bentuk untuk berbagai model.  Kain blacu juga merupakan kain yang ramah lingkungan karena masih terbuat daari bahan alami sehingga masih sangat aman di gunakan untuk sehari-hari.

Kain Silk adalah kain yang memiliki karakteristik super lembut dan indah. Jenis kain ini tergolong cukup mahal karena terbuat dari serat alami kepompong ulat sutra. Nama lain dari kain ini yaitu kain sutra. Karena kesan mewahnya maka jenis kain ini biasanya digunakan untuk membuat dress, blouse, dan juga selendang


Sumber :